11 UPT Penerima WBK Studi Tiru Pembangunan WBBM ke Polresta Sidoarjo

SIDOARJO – Kegiatan Penguatan Satuan Kerja Peraih Predikat WBK menuju WBBM yang dilaksanakan di Jatim diisi dengan kegiatan lapangan. Para peserta dari 11 UPT jajaran Kemenkumham yang berpredikat WBK melakukan studi tiru ke Sidoarjo dan Gresik.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Polresta Sidoarjo, Rabu (27/3).

Rombongan yang dipimpin Wakil Ketua Tim Kerja Pembangunan ZI menuju WBK/ WBBM Kemenkumham Asep Kurnia dan Kadiv Keimigrasian Zakaria itu diterima langsung Wakapolresta Sidoarjo AKBP Anggi Naulifar Siregar dan Kabagren Kompol Darti Setyowati. Pertemuan berlangsung gayeng di Aula Bharadaksa.

Kepala Satker dan Tim Kerja dari 11 satker yaitu Direktorat Perdata Ditjen AHU, Lapas Cibinong, Lapas Perempuan Malang, Lapas Salemba, Lapas Kelas Metro, Lapas Perempuan Semarang dan Rutan Cirebon. Selain itu ada Kanim Khusus Medan, Kanim Denpasar, Kanim Blitar dan Kanim Cirebon ikut dalam rombongan.

Dalam sambutannya, Anggi mengungkapkan kunci Polresta Sidoarjo meraih predikat WBK dan WBBM. “Kuncinya hanya 1 saja: mau berubah atau tidak,” terangnya.

Menurut Anggi, di kepolisian banyak “zona nyaman” yang sangat mengakar dan membudaya. Hal ini, menurutnya, harus ditinggalkan. Kalau hati sudah ikhlas, tidak terpaksa, maka perubahan akan mudah dilakukan.

“Karena tantangan terberatnya adalah mengubah budaya yang ada,” tuturnya.

Sedangkan Asep mengungkapkan bahwa tahun lalu ada 10 satker Kemenkumham yang mendapat predikat WBK. Sebelumnya, pada 2015, sudah ada 1 satker. Nah, kunjungan kerja kali ini sebagai media studi tiru sekaligus ingin melihat langsung bagaimana pembangunan WBBM di Polresta Sidoarjo.

“Selain turun ke lapangan, kami juga ingin tahu strategi meraih WBBM,” terangnya.

Usai mendengarkan paparan dan tanya jawab, rombongan diajak berkeliling Polresta Sidoarjo. Mereka melihat bagaimana penataan dan inovasi layanan publik di sana.

“Semoga kita dalam satu frekuensi yaitu meningkatkan kinerja dan layanan publik serta menumbuhkan budaya anti korupsi,” harap Asep. (Red)

- Advertisement -