Cegah TKI Nonprosedural, Kadiv Imigrasi Berikan Pembinaan di Kanim Ponorogo

PONOROGO – Dalam rangka melakukan pembinaan proses pelayanan keimigrasian, Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur, Zakaria, bersama Kabid Inteldak, Tohadi, melakukan kunjungan ke Kantor Imigrasi Ponorogo, pada Jumat, (5/10/18).

Kunjungan Kadiv Imigrasi Jatim langsung disambut oleh Kepala Kanim Ponorogo, Najarudin Safaat, yang juga di hadiri oleh Kepala Kantor Imigrasi Madiun Kurniadi.

Dalam pengarahannya kepada seluruh jajaran Kanim Ponorogo, Zakaria menyampaikan bahwa, agar berkomitmen dalam pelaksanaan tugas proses pelayanan keimigrasian, sehingga bisa mencegah terjadinya pungli dan TKI Ilegal/ Non Prosedural.

“Bekerja secara professional dalam melayani pemohon paspor, agar diseleksi dengan baik terhadap data-data pemohon paspor, cermat, teliti terhadap data dukungan pemohon paspor sesuai prosedur yang benar khususnya terhadap calon TKI,” pesan Kadivim Jatim.

Disamping itu pengawasan terhadap keberadaan orang asing, walaupun di wilayah Kanim Ponorogo kebanyakan Pelajar/Santri. “Jangan sampai mereka menggunakan visa yang tidak sesuai,” ujar Zakaria.

Dia menjelaskan bahwa, Imigrasi memegang peranan penting dalam upaya melakukan pencegahan terhadap perekrutan TKI Ilegal/ Non Prosedural. Pencegahan dini yang bisa dilakukan oleh imigrasi yaitu pada saat seleksi dokumen pembuatan identitas paspor dan setelah itu pencegahan pada saat pemberangkatan di daerah embarkas baik darat, laut maupun udara.

“Termasuk memberikan pelayanan pembuatan paspor bagi TKI yang mengalami pemutihan akibat statusnya yang telah melanggar izin batas tinggal di sejumlah negara,” jelasnya.

Zakaria mengakui, saat ini banyak TKI ilegal yang tidak memberikan keterangan ketika akan bekerja ke luar negeri. Pada saat diwawancarai, mereka beralasan untuk melakukan perjalanan biasa namun kenyataanya mereka overstay dan bekerja secara ilegal.

Selain melakukan pengarahan, Kadivim Jatim juga melihat pelayanan baik terhadap WNI maupun WNA. Zakaria sempat mewawancarai pemohon dengan jawaban puas ketika ditanya bagaimana pelayanan di Kantor Imigrasi Ponorogo. Selesai melihat pelayanan, Zakaria bersama rombongan lanjut meninjau tanah hibah dari Pemkab Ponorogo seluas 6000 M2, untuk pembangunan Kantor Imigrasi Ponorogo. (Red)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here