Kapolres Gresik Bagi Tips Bangun WBK/ WBBM Dengan Dana Minim

GRESIK – Studi lapangan Penguatan Satuan Kerja Peraih Predikat WBK menuju WBBM jajaran Kemenkumham berlanjut. Usai dari Polresta Sidoarjo, rombongan bertolak ke Polres Gresik.

Rombongan yang dipimpin Wakil Ketua Tim Kerja Pembangunan ZI menuju WBK/ WBBM Kemenkumham Asep Kurnia dan Kadiv Keimigrasian Zakaria diterima Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro. Kegiatan yang berlangsung di Command Center Polres Gresik itu menggunakan metode kelas.

Seluruh peserta yang merupakan ketua dan tim kerja pembangunan ZI menuju WBBM di 11 satker mendengarkan penjelasan langsung Kapolres.

Wahyu mengawali pemaparannya dengan membagikan tips membangun sarana dan prasarana layanan publik yang lebih representatif. Dana minim menurutnya bukan alasan untuk tidak maju. Justru harus dijadikan peluang lebih kreatif dan inovatif.

“Kami melakukan personal approach dengan pihak swasta, Alhamdulillah kami dipercaya dapat dana Corporate Social Responsibility (CSR),” urainya, Rabu, (27/3/19).

Karena kepercayaan dari pihak swasta itulah, pohaknya tak pernah kehabisan “sponsor”. Sehingga pihaknya leluasa membanguan sarana prasarana yang lebih baik. Dan yang paling penting yaitu memudahkan pihaknya melayani masyarakat.

“Dalam setiap surat/ proposal yang kami ajukan ke pihak swasta, kami tekankan agar tidak ada korupsi,” terangnya.

Wahyu mengungkapkan bahwa pihaknya melakukan pendekatan, sinergi dan kolaborasi dengan Pemda baik Bupati dan Ketua DPRD. Hasilnya, pihaknya mendapat dana hibah sebesar Rp 35 miliar untuk membangun gedung baru. Yang lebih representatif dan strategis.

“Kami meminta hibah dalam bentuk bangunan saja, untuk menghindari tindakan koruptif,” tegas Wahyu.

Wahyu lalu membagikan tips yang dikemas dalam creative breaktrough Polres Gresik. Para Kepala Satker dan Tim Kerja dari 11 satker yaitu Direktorat Perdata Ditjen AHU, Lapas Cibinong, LapasPerempuan Malang, Lapas Salemba, Lapas Metro, Lapas Perempuan Semarang dan Rutan Cirebon.

Selain itu ada Kanim Khusus Medan, Kanim Denpasar, Kanim Blitar dan Kanim Cirebon. (Red).

- Advertisement -