Masyarakat Apresiasi Layanan Paspor Simpatik Imigrasi Surabaya

SIDOARJO – Meski bukan pertama kali dibuka, layanan paspor simpatik yang diselenggarakan pada akhir pekan di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya masih dibanjiri antusiasme masyarakat yang ingin melakukan permohonan paspor, pada Sabtu (24/8/19).

Hal ini terbukti, tak lama sejak antrean online khusus layanan paspor simpatik dibuka, 20 kuota antrean habis dalam hitungan jam. Meski akhir pekan identik dengan hari libur, seluruh pegawai yang bertugas pada layanan paspor simpatik tampak siap melayani.

Pelayanan terpantau lancar, tampak duta pelayanan dan duta informasi secara proaktif membantu pemohon. Di tengah pelayanan, tampak pula Barlian selaku Kepala Kanimsus Surabaya menyempatkan untuk melakukan peninjauan langsung pada jalannya pelayanan.

Baca Juga:  Peringati HUT RI ke-74, Kanim Kupang Gelar Berbagai Lomba

Menurut Barlian, Layanan Paspor Simpatik ini diharapkan dapat membantu pemohon untuk melakukan permohonan paspor selain di hari kerja. “Kedepannya, diharapkan layanan ini akan menjadi terobosan pelayanan prima dari Kanimsus Surabaya,” ungkap Barlian.

Sementara itu, Layanan Paspor Simpatik Kanimsus Surabaya ini juga mendapatkan berbagai respons positif serta apresiasi dari masyarakat.

Petugas Imigrasi Surabaya saat melakukan wawancara kepada pemohon layanan Paspor Simpatik, pada Sabtu (24/8). (Foto:Ist)

“Layanan ini memudahkan sekali buat kami yang tidak bisa izin kerja untuk mengurus pembuatan paspor. Petugas pelayanannya juga ramah dan cepat sekali,” kata Budianto (45), warga Surabaya yang ikut memanfaatkan Layanan Paspor Simpatik Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Sabtu (24/8).

Baca Juga:  Gandeng Organisasi Perca, Kanim Surabaya Gelar Forum Bahas Aspek Hukum Kawin Campur

Budianto mengatakan dirinya mendapatkan informasi dari media sosial. Menurut dia, pelayanan paspor Kanimsus Surabaya dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang cukup mengembirakan.

“Ruangan pelayanan paspor yang ada di Kantor Imigrasi Surabaya sangat bagus dan rapi. Semoga kedepannya kuota antrean paspor simpatiknya dibanyakin lagi, karena terbatas hanya untuk 20 (dua puluh) orang pemohon saja,” ujar Budi.

Hal senada juga disampaikan oleh Melisa (53) warga Sidoarjo. Dirinya mengapresiasi kinerja petugas Imigrasi Surabaya yang sangat ramah dan informatif.

“Terima kasih Imigrasi Surabaya atas inovasi program simpatik ini. Pelayanan mudah, cepat dan menyenangkan. Petugas duta pelayanan dan duta informasinya juga sangat ramah dan informatif sekali,” puji Melisa. (pank).