Rutan Pinrang Luncurkan Program Resintel Community

PINRANG  – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Pinrang membentuk komunitas berisi 50 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) narkoba yang tergabung dalam “Resintel Community” sebagai cara jitu yang cukup ampuh dan tanpa menelan biaya dalam mengatasi membludaknya WBP kasus narkoba di Rutan Pinrang.

Apalagi saat ini jumlah WBP di Rutan Pinrang mencapai 415 orang dimana separuhnya terjerat kasus narkoba.

“Ini adalah program rehabilitasi narkoba mandiri. Para WBP diberi pengetahuan mengenai revolusi spritual, intelektual, dan mental dengan cara komunitas persaudaraan antar WBP yang diseleksi secara ketat,” tegas Kepala Rutan Pinrang, Ali Imran, Jumat (9/11) lalu.

Rehabilitasi narkoba mandiri tahap kedua ini dilakukan setelah sukses pada tahap pertama. Kali ini, rehabilitasi lebih kearah terapi sosial WBP.

“Para anggota yang ingin masuk ke komunitas Resintel ommunity harus berikrar tidak akan menggunakan lagi narkoba. Apalagi sampai mengedarkan narkoba di dalam Rrutan maupun di tengah masyarakat jika bebas nantinya,” kata Imran.

Hadir dalam pembukaan progam rehabilitasi tahap kedua, yakni Bupati Pinrang Andi Aslam Patonangi, Kepala Kepolisian Resor Pinrang, Komandan Komando Distrik Militer Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan, dan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan. (Red).

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here